Disekitar waduk Jatiluhur tak usah kawatir beberapa penginapan mulai dari bungalow, hotel, dengan kelas standar, deluxe, super deluxe hingga suite room semua ada di sini. Jarak dari kota Bandung menuju waduk Jatiluhur Purwakarta sekitar 81 kilometer dengan waktu tempuh 2 jam dengan kendaraan pribadi. Karena di atas waduk Jatiluhur ini Selainitu, Jatiluhur Resort & Hotel juga menawarkan kolam renang dan restoran, yang akan membuat pengalaman menginap di Purwakarta semakin berkesan. Waduk Jatiluhur (2,5 km), lokasinya berdekatan, membuat Jatiluhur Resort & Hotel tempat terbaik untuk menginap jika ingin mengunjungi tempat terkenal di Purwakarta ini. Jika Anda mencari hal yang WadukJatiluhur Purwakarta. Waduk Jatiluhur merupakan waduk buatan yang didirikan pada tahun 1957. Waduk ini merupakan waduk pertama di Indonesia. Dengan luas 8.300 ha, Waduk Jatiluhur berfungsi sebagai pembangkit listrik, irigasi, budidaya ikan, sumber air bersih, pengendalian banjir, dan tentu saja objek wisata murah meriah. BendunganUbrug Gate 1. Kawasan Wisata Grama Tirta Jatiluhur - Ubrug Gate 1 (foto by : nald) Bendungan Ubrug Gate 1 berada di belakang PT Elegant Purwakarta. Jika anda masuk ke Pintu utama danau Jatiluhur anda tidak akan menemukan bendungan ini, karena letaknya berjauhan dengan Tempat Wisata Waduk Jatiluhur. Selain berfungsi sebagai bendungan Jikahendak menginap di sini, anda cukup membayar Rp80.000/malam untuk kamar asrama dengan 6 tempat tidur. Harga tersebut sudah termasuk sarapan pagi. Wisata Ini Yang Bisa Dilakukan di Waduk Jatiluhur Purwakarta; Unik dan Menakjubkan! Tempat Wisata Ini Wajib Kamu Kunjungi; Bilaberkunjung ke Purwakarta, pastikan untuk mampir di kawasan wisata Waduk Jatiluhur. Kawasan ini dikelola secara terpadu menjadi tempat wisata alam, wisata kuliner sekaligus penginapan dan resort serta tempat usaha budidaya ikan. Untuk masuk ke kawasan ini cukup membayar Rp. 6000,- per-orang. Namabendungan di wisata Waduk Jatiluhur Purwakarta yang menghabiskan dana hingga 230 juta dolar Amerika ini adalah Bendungan Ir. H. Djuanda. Hal terebut untuk mengenang jasa beliau dalam memperjuangkan pembiayaan dalam membangun bendungan tersebut. Penginapan Waduk Jatiluhur cukup bervariasi mengenai tarif per malam yang ditawarkan WadukJatiluhur terletak di Kota Purwakarta dan berdekatan dengan Waduk Cirata. Waduk Jatiluhur adalah sumber aliran Sungai Citarum yang bermuara di Tanjung Karawang, Jenis olahraga yang dilakukan di Waduk Jatiluhur adalah ski air, kano, dayung, 6 perahu naga, dan lain-lain. Berkat pembangunan yang intensif, Waduk Jatiluhur disulap menjadi Sebagianbesar wisata di Purwakarta adalah wisata alam, pada lain layaknya Waduk Jatiluhur yang udah terlampau kondang dengan bermacam layanan rekreasi dan olahraga air. Waduk Cirata yang dikelilingi area perbukitan, Situ Wanayasa yang merupakan danau alam bersama latar belakang Gunung Burangrang. Untukdapat memasuki objek wisata Waduk Jatiluhur, pengunjung dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp.5.000 pada hari Senin - Jumat dan Rp.25.000 pada hari Sabtu dan Minggu serta hari libur. HTM tersebut belum termasuk ongkos parkir mobil dan motor. Jika ingin memanfaatkan sejumlah fasilitas di tempat wisata, pengunjung masih harus membayar lagi. fTS9. Waduk Jatiluhur menjadi bendungan yang paling besar di Indonesia. Berada di Purwakarta, wisata Waduk Jatiluhur menawarkan pemandangan alam yang begitu Waduk Jatiluhur - Punya waktu liburan yang singkat sebenarnya tidak melulu harus digunakan untuk berkunjung ke sentra belanja dan hiburan. Kamu bisa memanfaatkannya dengan mengunjungi tempat wisata yang dapat membuatmu lebih mengenal alam bersama keluarga. Sebut saja salah satunya yaitu wisata Waduk yang berlokasi di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat ini adalah waduk paling besar di Indonesia. Banyak sekali aktivitas seru yang bisa kamu lakukan bersama keluarga saat liburan di tempat ini, lho! Apa saja?Sekilas tentang Waduk JatiluhurMemulai pembangunan sekitar tahun 1957, Waduk Jatiluhur memiliki luas area lebih dari 8 ribu hektare, membuatnya jadi waduk paling besar di Tanah Air. Bendungan yang membatasi Sungai Citarum ini dibangun selama sekitar 10 tahun dan selesai sepenuhnya sekitar tahun serbaguna pertama di Indonesia ini didesain oleh seorang kontraktor ternama dari Perancis, Compagnie Française d'entreprise. Semula, Waduk Jatiluhur hanya difungsikan untuk PLTA. Kini, air dari bendungan tersebut telah dimanfaatkan untuk banyak itu, waduk yang sekarang juga merangkap sebagai destinasi wisata ini juga dipakai untuk sumber irigasi bagi lebih dari 240 ribu hektare area persawahan. Manfaat lainnya adalah budidaya perikanan, kebutuhan air minum, dan membantu mengendalikan resmi bernama Jatiluhur, bendungan ini sebenarnya diberi nama Bendungan Ir. H. Juanda. Nama ini dipilih sebagai bentuk penghargaan yang ditujukan untuk Juanda yang sudah berjuang untuk mengupayakan pembangunan setelah berpindah pengelolaan, bendungan ini berganti nama menjadi Grama Tirta Jatiluhur. Nama yang diambil dari Bahasa Sansekerta ini memiliki arti “kampung air”.Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Waduk JatiluhurWisata Waduk Jatiluhur menawarkan pemandangan alam yang begitu memukau. Suasana di area bendungan juga sejuk dengan banyaknya pepohonan. Pastinya, ada banyak sekali aktivitas seru yang bisa kamu lakukan bersama keluarga saat berkunjung ke sini, yaituPemandangan di Wisata Waduk Jatiluhur1. Menikmati Pemandangan AlamPertama, kamu bisa menghabiskan banyak waktu untuk menikmati alam Waduk Jatiluhur. Kamu dapat melihat megahnya Gunung Tiga Menara dan Gunung Parang yang tidak jauh dari waduk. Semilir angin akan membuat suasana semakin sejuk dan nyaman, apalagi saat sore Berkeliling Area BendunganSelain itu, kamu dapat menyewa perahu motor dari warga setempat untuk berkeliling bendungan. Bahkan, kamu juga bisa menyewa jetski untuk mendapatkan pengalaman berkeliling bendungan yang pastinya lebih seru dan menantang atau menyewa belum puas, kamu dapat mencoba naik kapal untuk berkeliling. Kapal ini memiliki kapasitas maksimal sebanyak 30 penumpang untuk sekali putar. Sedangkan kalau ingin menikmati waduk dengan nuansa tempo dulu, kamu bisa naik kereta monorel dengan kapasitas dua orang dan digerakkan dengan Mengunjungi Lokasi Budidaya Ikan dan MemancingAktivitas lain yang tak kalah serunya saat berada di wisata Waduk Jatiluhur adalah mengunjungi lokasi budidaya ikan keramba yang masih dilakukan dengan teknik jaring apung. Budidaya ini sekaligus jadi lahan pekerjaan warga meningkatkan pendapatan, sekarang area tersebut juga dibuka sebagai tempat memancing. Ternyata, ini mendapatkan respons yang cukup baik dari para wisatawan yang berkunjung. Jadi, pastikan kamu juga mencobanya, ya!4. Menikmati Ikan Bakar sambil Menyaksikan Matahari TerbenamSambil memancing di kawasan budidaya ikan keramba, kamu juga dapat memesan ikan bakar dengan rasa yang pastinya sangat lezat. Apalagi kalau disantap bersama dengan air kelapa yang langsung kamu konsumsi dari petang tiba, pemandangan alam Waduk Jatiluhur akan semakin menawan dengan fenomena matahari terbenam. Dengan latar megahnya dua gunung, kamu harus melihat langsung sekaligus mengabadikan momen saat matahari selesai melakukan tugasnya dan kembali pulang ke BerenangTertarik untuk merasakan langsung kesegaran air di wisata Waduk Jatiluhur? Tak perlu khawatir karena kamu diperbolehkan berenang di sekitar area waduk. Tak jauh dari bendungan, tersedia fasilitas waterboom lengkap dengan beragam wahana permainan air yang sangat seru dan ini punya empat kolam renang dengan tingkatan berbeda. Mulai dari kolam olympic, dangkal, kolam anak, hingga kolam dewasa. Selain itu, ada banyak pula wahana permainan yang bisa kamu coba, seperti papan seluncur, bungee trampolin, ember air, dan masih banyak Outbound dan BerkemahKalau kamu menyukai aktivitas fisik yang memacu adrenalin, wisata Waduk Jatiluhur juga menyediakan berbagai fasilitas outbound yang pastinya tidak boleh kamu lewatkan. Tersedia juga kawasan berkemah lengkap dengan fasilitasnya yang bisa kamu seperti tenda, kursi lipat, sampai peralatan memasak dan tikar7. BerbelanjaTidak jauh dari panggung terbuka, kamu akan menjumpai banyak toko yang menawarkan suvenir menarik dan unik untuk buah tangan. Selain itu, jangan lupa untuk membawa serta hasil tangkapan ikan dari warga setempat untuk diolah kembali sesampainya di Keindahan Waduk Jatiluhur dengan Cara yang BerbedaKalau masih belum puas lagi, kamu dapat menikmati keindahan wisata Waduk Jatiluhur dengan cara yang tidak biasa, yaitu menikmati keindahan alam di area bendungan dari ketinggian sekitar 729 mdpl. Caranya tentu saja dengan mendaki Gunung melelahkan, pastinya hal ini akan terbayarkan setelah kamu sampai di puncak gunung. Sebab, pemandangan alam dari ketinggian gunung ini sangat menawan. Apalagi kalau matahari mulai terbit dan pancaran sinarnya secara perlahan memberikan pantulan berkilau dari jernihnya air di tetapi, kalau kamu tidak gemar mendaki atau memanfaatkan banyak transportasi air yang ada di bendungan, kamu tetap bisa mendapatkan pengalaman liburan yang seru dan tidak tergantikan, kok! Cobalah untuk mengarahkan tujuan ke Jembatan yang memang memiliki warna oranye ini adalah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Jatiluhur dan Kecamatan Sukasari. Namun, pastikan tetap waspada dan berhati-hati saat menyusuri jembatan, karena arus sungai di bawahnya terbilang cukup seru sekali ya menghabiskan waktu liburan singkat bersama keluarga di wisata Waduk Jatiluhur? Kalau kamu tertarik untuk berkunjung ke destinasi wisata tersebut dalam waktu dekat, pastikan kamu membuat rencana liburan yang matang, ya! Jangan lupa, siapkan budget supaya liburan makin urusan tiket perjalanan dan penginapan, percayakan saja pada Traveloka. Kamu bisa ke Purwakarta naik kereta, bus, shuttle, atau sewa mobil pribadi. Semuanya bisa kamu pesan lewat aplikasi Traveloka. Selain itu, pilihan akomodasi yang tersedia juga sangat beragam. Kamu tentunya bisa menyesuaikan dengan anggaran dan Waduk Jatiluhur, kamu juga bisa mendapatkan berbagai rekomendasi atraksi menarik di destinasi. Supaya lebih mudah, kamu bisa mengakses layanan Traveloka Xperience. Selain rekomendasi, kamu juga dapat langsung membeli tiket masuk untuk berbagai atraksi yang berbayar. Jadi, supaya liburan ke Waduk Jatiluhur makin sempurna, pastikan kamu sudah download aplikasi Traveloka, ya! Anda mungkin sudah sering mendengar nama Jatiluhur. Ini adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Purwakarta yang kondang akan waduknya. Memang, Bendungan Jatiluhur menjadi daya tarik utama untuk memikat wisatawan agar berkunjung ke kawasan ini. Bahkan, bisa dibilang Waduk Jatiluhur menjadi andalan pariwisata Purwakarta. Waduk Jatiluhur Spot rekreasi paling populer di kawasan Jatiluhur. Pasalnya, bendungan ini merupakan waduk terbesar di Indonesia. Waduk Jatiluhur mulai dibangun sejak tahun 1957 oleh kontraktor asal Prancis, Compagnie française d’entreprise, dengan potensi air yang tersedia sebesar 12,9 miliar m3 per tahun dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia. Waduk Jatiluhur dapat dikunjungi melalui Jalan Tol Purbaleunyi Purwakarta-Bandung-Cileunyi, keluar di Gerbang Tol Jatiluhur. Di dalam Waduk Jatiluhur, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dengan produksi tenaga listrik rata-rata juta kWh setiap tahun, yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta II. Selain itu, Waduk Jatiluhur memiliki fungsi penyediaan air irigasi untuk ha sawah dua kali tanam setahun, air baku air minum, budi daya perikanan, dan pengendali banjir yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta. Seiring berjalannya waktu, selain sebagai PLTA, waduk ini berkembang menjadi spot liburan karena memiliki panorama yang indah sehingga dijadikan sebagai potensi wisata yang mampu mendatangkan wisatawan. Ada beragam fasilitas liburan yang bisa dinikmati di sini, antara lain bar dan restaurant, lapangan tenis, billiard, perkemahan, kolam renang dengan water slide, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground, dan fasilitas lainnya. Paling baru, Hotel Pesanggrahan, yang menjadi bagian dalam sejarah pembangunan Waduk Juanda atau Waduk Jatiluhur, dibangun kembali usai mengalami kebakaran pada 2016. Masih mempertahankan arsitektur lama bergaya Eropa atau art deco, penginapan ini sudah mulai menerima tamu dari kalangan wisatawan maupun tamu Perum Jasa Tirta. Waduk Jatiluhur – Jatiluhur Water World Jatiluhur Water World sebenarnya masih berada di area yang sama dengan Waduk Jatiluhur. Anda bisa menemukan objek wisata ini di Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Akses menuju ke tempat tersebut juga sangat mudah serta bisa dilalui berbagai tipe kendaraan, seperti sepeda motor dan mobil. Apabila Anda berangkat dari Jakarta, perjalanan bisa dimulai dengan memasuki Tol Cipularang. Dari tol ini, Anda bisa keluar di pintu Tol Jatiluhur. Setelah keluar tol, Anda akan menemukan pertigaan Ciganea yang terdapat traffic light. Sekitar 500 meter kemudian, Anda akan menemukan pertigaan dengan patung di tengahnya. Anda bisa belok kiri di pertigaan tersebut, sesuai marka jalan yang menunjukkan arah ke Waduk Jatiluhur. Seperti namanya, sajian utama di Jatiluhur Water World adalah kolam renang. Pengelola setidaknya sudah menyediakan lima buah kolam renang, tiga kolam untuk anak-anak dengan kedalaman yang dangkal dan dua kolam untuk orang dewasa. Kolam renang anak-anak memang berukuran tidak terlalu luas, namun sudah cukup dijadikan sarana bermain dan refreshing mereka. Nah, apabila wisatawan ingin menantang adrenalin mereka, bisa langsung mencoba wahana papan seluncur dengan ketinggian mencapai 11,5 meter. Pengunjung akan diajak meluncur melewati papan dengan panjang kurang lebih 43 meter sebelum tercebur di kolam air. Tidak perlu khawatir mengenai keamanan, karena sudah ada penjaga yang selalu berjaga-jaga di sekitar papan seluncur tersebut. Jika Anda tertarik liburan ke tempat ini, harga tiket masuk pada hari Senin hingga Jumat dipatok mulai Rp30 ribuan per orang, sedangkan tiket masuk pada weekend Sabtu, Minggu, dan hari libur berkisar Rp45 ribuan. Sementara, apabila Anda rekreasi pada momen liburan atau hari besar, harga tiket masuknya naik menjadi Rp65 ribu per orang. Harga tiket Jatiluhur Water World tersebut kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk dari loket resmi objek wisata serta bocoran beberapa pengunjung. Sekadar catatan, untuk anak-anak dengan usia lebih dari 3 tahun, diwajibkan membayar tiket secara penuh. Jika Anda membutuhkan informasi lebih detail, bisa menghubungi nomor telepon 0264 201087. Jatiluhur Water World – Parang Gombong Siapa bilang wisata pantai hanya hadir di pinggir laut? Jika tidak percaya, Anda bisa berkunjung ke Danau Toba dan dapat menemukan banyak pantai’ air tawar eksotis di pinggir danau tersebut. Selain itu, di kawasan Waduk Jatiluhur, Anda pun berkesempatan merasakan sensasi yang sama saat liburan ke Pantai Parang Gombong. Masih merupakan bagian dari Waduk Jatiluhur, sebenarnya lokasi Parang Gombong terletak di Kutamanah, Sukasari, Purwakarta. Jika Anda berangkat dari pusat kota, cuma butuh waktu 30 menit berkendara untuk tiba di tempat ini. Akses menuju Parang Gombong pun sudah baik, dengan kontur jalan aspal dan sebagian jalanan juga sudah dibeton. Punya lokasi yang elok, tidak sedikit yang menyamakan panorama Parang Gombong dengan Negara Swiss atau Selandia Baru. Meskipun sekadar bendungan, di sini Anda bisa merasakan udara sejuk di alam terbuka. Hamparan bukit berwarna hijau membentang luas sejauh mata memandang, selaras dengan warna air yang begitu tenang. Menyelami suasana di sekitar waduk, bisa membuat pikiran Anda kembali segar. Ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini. Anda bisa menyewa perahu untuk mengelilingi waduk atau memancing. Selain itu, Parang Gombong juga menjadi salah satu spot terbaik di Purwakarta untuk melihat sunset. Jika ingin menghabiskan waktu lebih lama di sini, Anda bisa berkemah di sekitar waduk, dengan biaya camping per malam mulai Parang Gombong – Bumi Perkemahan Jatiluhur Apabila Anda hobi berkemah atau camping, salah satu spot yang bisa Anda coba adalah Bumi Perkemahan Jatilihur. Terletak di pinggir Waduk Jatiluhur, ini adalah tempat yang keren untuk menghabiskan malam bersama teman atau sahabat. Selain itu, Bumi Perkemahan Jatiluhur juga sering dijadikan lokasi camping anak-anak Pramuka dari Purwakarta dan sekitarnya. Menurut ulasan para pengunjung yang sempat berkemah, Bumi Perkemahan Jatiluhur memiliki suasana yang asri dan nyaman. Selain itu, pemandangan alam yang ditawarkan juga sangat menawan. Menikmati matahari terbenam atau sunset di pinggir bendungan menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu banyak wisatawan ketika camping di kawasan ini.